IPBI

EN ID

MUSYAWARAH NASIONAL

       Musyawarah Nasional (MUNAS) merupakan lembaga permusyawaratan tertinggi dalam organisasi Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) yang diselenggarakan oleh pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPBI setiap 4 (empat) tahun sekali. MUNAS dihadiri oleh para utusan dan peninjau yang mewakili berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) setingkat Provinsi  di Indonesia. Tugas dan wewenang MUNAS adalah menyusun, memperbaiki dan menetapkan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mengulas dan menanggapi laporan pertanggungjawaban DPP, meninjau kembali program kerja di periode sebelumnya, menyusun usulan rencana program kerja IPBI untuk periode selanjutnya, memilih dan menetapkan Ketua Umum DPP IPBI untuk periode selanjutnya serta menetapkan hal-hal lain yang dipandang perlu. Apabila dikehendaki oleh lebih dari separuh jumlah DPD serta dipandang perlu, dapat diadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (MUNASLUB) sewaktu-waktu.

RAPAT KERJA NASIONAL

       Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP IPBI dan diikuti oleh para perwakilan dari DPD IPBI. RAKERNAS diadakan 1 (satu) kali di dalam setiap periode kepengurusan guna untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja di setiap daerah.

SYMPOSIUM

        Symposium adalah ajang bergengsi yang diadakan setiap 2 (dua) tahun sekali yang menampilkan aneka ragam hasil karya desainer flora dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini merupakan acara edutainment istimewa bagi para peserta guna menambah pengetahuan dan wawasan mengenai merangkai bunga, menggali serta mengembangkan kekayaan alam Indonesia, menjadi wadah bertukar pikiran dan mengalirkan keinginan untuk berkarya sehingga menghasilkan karya seni yang bernilai tinggi, menggerakkan roda industri florikultura Indonesia serta mendukung regenerasi dalam dunia pendidikan merangkai bunga di Indonesia.

SEMINAR

      Demi menunjang perkembangan industri florikultura di Indonesia, IPBI mengadakan beragam seminar sebagai sarana komunikasi dan informasi untuk menambah wawasan tentang  ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, teknik-teknik dan ide-ide baru, produk-produk baru, serta tren baru yang sedang berkembang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan potensi diri para perangkai bunga, sehingga menghasilkan karya dan usaha yang semakin berkembang.

Selain itu dengan mengikuti seminar-seminar yang diadakan oleh IPBI, para peserta juga berkesempatan untuk bersosialisasi dengan perangkai bunga lain, para produsen serta distributor beragam produk yang berkaitan dengan Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral  guna menambah jaringan, relasi dan teman yang mungkin dapat saling menguntungkan di masa yang akan datang.

LOKAKARYA

       Untuk melatih dan meningkatkan keterampilan terkadang dibutuhkan lebih dari sekedar informasi. Oleh karena itu untuk menunjang pencapaian informasi, kerap kali IPBI mengadakan lokakarya di mana para peserta berkesempatan untuk mempraktekan ilmu yang didapat dengan didampingi langsung oleh para ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

PELATIHAN

     Sebagai organisasi profesi perangkai bunga, IPBI kerap kali diminta untuk menyediakan nara sumber, diundang sebagai narasumber dan diajak bekerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan bagi komunitas tertentu, organisasi lain serta masyarakat umum. Melalui pelatihan-pelatihan ini, IPBI bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, minat, kemampuan dan keterampilan para peserta, sehingga dapat menghasilkan tenaga kerja yang berkompeten dalam Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral.

LOMBA

       Uji Kompetensi (UJK) diadakan oleh Lembaga Sertifikasi dan Kompetensi (LSK) guna menguji kompetensi diri kita sendiri (internal). Lain halnya dengan lomba atau kompetisi, lomba merupakan ajang untuk mengevaluasi kemampuan diri kita terhadap lingkungan (eksternal), dan menambah pengalaman.

       Oleh karena itu, IPBI kerap kali mengadakan Lomba Merangkai Bunga dan mengirimkan perwakilan untuk berlomba di kancah internasional dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan, mengasah keterampilan, menjaring potensi, minat dan bakat, meningkatkan prestasi serta membentuk mental para perangkai bunga di Indonesia. Saat berkompetisi kita dapat melihat bahwa tidak selalu yang paling pandai atau terampil yang menjadi juara, karena banyak faktor lain yang menjadi tolak ukur seperti kemampuan untuk berpikir kritis dan mengambil keputusan dalam waktu singkat, kreativitas dalam menyelesaikan tema atau soal yang diberikan, kemampuan untuk bekerja secara efektif dalam kurun waktu yang telah diberikan serta memenuhi seluruh kriteria yang telah ditentukan.

       Selain itu, kompetisi juga dapat melatih keterampilan sosial para perangkai bunga agar dapat lebih percaya diri, dapat bersaing secara sehat dan siap menerima kekalahan dengan lapang dada.

PAMERAN

       Ada pepatah mengatakan “Sebuah seni yang tak ternilai harganya adalah seni yang mampu menggetarkan jiwa setiap orang yang melihatnya.”, namun apalah arti sebuah karya seni jika tidak ada yang melihatnya.

       Dalam Seni Merangkai Bunga dan Desain Floral, para perangkai bunga mengekspresikan pikiran dan imaginasi mereka serta mengaplikasikan kemampuan, keterampilan dan kreativitas yang mereka miliki sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang indah dan bernilai tambah sehingga dapat dinikmati dan diapresiasi oleh siapapun yang melihatnya.

       Sebagai perangkai bunga, sebagian besar waktu dihabiskan untuk bekerja di balik layar. Oleh karena itu IPBI memandang perlu untuk menyediakan panggung kreasi bagi para perangkai bunga Indonesia melalui pameran yang menampilkan hasil karya anggota sebagai bentuk apresiasi serta ajang unjuk prestasi dan promosi diri bagi para anggotanya.